Peningkatan aktivitas masyarakat di kawasan pusat perbelanjaan seperti Mall Dinoyo City menghasilkan limbah cair domestik dengan kadar Chemical oxygen demdan (COD) tinggi, yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kombinasi fly ash dan karbon biji salak sebagai adsorben dalam menurunkan kadar COD dari limbah cair tersebut, serta menganalisis kesesuaian data dengan model isotherm adsorpsi Langmuir dan Freundlich. Proses adsorpsi dilakukan secara batch dengan variasi rasio massa fly ash dan karbon biji salak (1:3, 1:4, dan 1:5) serta waktu adsorpsi (30, 45, 60, 75, dan 90 menit). Hasil menunjukkan bahwa variabel terbaik terdapat pada rasio 1:5 dengan waktu adsorpsi 90 menit, yang menghasilkan penurunan COD sebesar 84,74%. Karakterisasi adsorben melalui Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan permukaan berpori dan tidak rata yang mendukung proses adsorpsi. Analisis isotherm menunjukkan bahwa data lebih sesuai dengan model Langmuir dengan nilai koefisien korelasi (R²) sebesar 0,986. Hasil ini menunjukkan potensi besar kombinasi fly ash dan karbon biji salak sebagai adsorben murah dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah cair domestik.
Copyrights © 2026