Hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terutama Generative Artificial Intelligence (GAI) memberikan dampak pada berbagai aspek, salah satunya foto jurnalistik. Dampak itu meliputi proses produksi berita sampai profesi jurnalis foto. Dari fenomena tersebut, perlu ada penelitian untuk mengungkap persepsi jurnalis foto, dampak, serta respons jurnalis foto terhadap kehadiran GAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang sesuai untuk mengeksplorasi secara mendalam suatu permasalahan. Studi kasus ini melibatkan enam jurnalis foto yang dipilih secara sengaja melalui organisasi Pewarta Foto Indonesia, untuk memastikan bahwa informan adalah jurnalis foto aktif. Enam informan yang dipilih berasal dari daerah yang berbeda, pengalaman kerja 8-21 tahun, dan media yang berbeda. Hasil penelitian mengungkap bahwa GAI dianggap sebatas menjadi alat bantu. Temuan berikutnya menunjukkan dampak GAI memunculkan kekhawatiran meningkatnya misinformasi/disinformasi dan perubahan kebijakan perusahaan. Sedangkan respons yang muncul adalah jurnalis foto menerima GAI digunakan sebatas ilustrasi, dan menolak penggunaan GAI menggantikan fungsi foto jurnalistik.
Copyrights © 2026