Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Bystander Effect, Komitmen Organisasi dan Budaya Catur Purusa Artha Terhadap Fraud. Populasi pada penelitian ini adalah pengurus LPD terdiri dari Ketua Badan Pengawas, Ketua LPD dan Bendahara sejumlah 366 orang. Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan kecamatan sebagai lapisan yang diperhitungkan dalam pengambilan sampel sehingga diperoleh sampel sebanyak 191 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan penyebaran kuesioner kepada responden. Data dianalisis dengan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menemukan bahwa Bystander Effect berpengaruh positif terhadap Fraud. Komitmen Organisasi berpengaruh negatif terhadap Fraud. Budaya Catur Purusa Artha mampu memoderasi pengaruh Bystander Effect terhadap Fraud, sedangkan Budaya Catur Purusa Artha tidak mampu memoderasi pengaruh Komitmen Organisasi terhadap Fraud.
Copyrights © 2025