Perkembangan teknologi digital yang pesat meningkatkan penggunaan gadget di kalangan remaja, yang berpotensi memengaruhi kualitas tidur. Penggunaan gadget berlebihan, terutama pada malam hari, dapat mengganggu pola tidur akibat paparan cahaya biru yang menekan produksi hormon melatonin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja di SMP Negeri 25 Padang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan metode cross sectional. Sampel berjumlah 84 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner perilaku penggunaan gadget dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (64,3%) dan perilaku penggunaan gadget tinggi (52,4%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku penggunaan gadget dengan kualitas tidur (p-value = 0,004). Remaja dengan penggunaan gadget tinggi cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih buruk dibandingkan dengan penggunaan rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan gadget, semakin buruk kualitas tidur remaja. Oleh karena itu, pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai penggunaan gadget yang sehat serta pentingnya menjaga kualitas tidur melalui kegiatan penyuluhan dan bimbingan konseling
Copyrights © 2026