Ansietas merupakan kondisi psikologis yang banyak dialami oleh berbagai kelompok usia dan dapat berdampak terhadap kesehatan fisik, emosional, kognitif, serta fungsi sosial individu. Penatalaksanaan ansietas dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologi maupun nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi menjadi alternatif yang banyak digunakan karena relatif aman, mudah diterapkan, serta memiliki efek samping yang minimal. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai terapi nonfarmakologi dalam menurunkan tingkat ansietas berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel pada database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Proses seleksi dilakukan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, meliputi artikel penelitian asli berbahasa Indonesia dan Inggris dengan teks lengkap yang membahas intervensi nonfarmakologi pada individu dengan ansietas. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam kajian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa relaksasi napas dalam, mindfulness, terapi musik, aromaterapi, relaksasi otot progresif, yoga, terapi spiritual, dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) secara signifikan menurunkan tingkat ansietas pada berbagai kelompok responden. Di antara berbagai intervensi tersebut, mindfulness, CBT, relaksasi napas dalam, dan terapi musik merupakan terapi yang paling konsisten dilaporkan efektif dalam menurunkan tingkat ansietas. Simpulan kajian ini menunjukkan bahwa terapi nonfarmakologi efektif sebagai intervensi pendukung dalam penatalaksanaan ansietas serta dapat diterapkan sebagai intervensi mandiri maupun kolaboratif oleh perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas hidup pasien.
Copyrights © 2026