Latar Belakang: Anemia pada remaja putri di Kabupaten Kampar masih menjadi masalah kesehatan dengan prevalensi yang meningkat dari 31,98% (2023) menjadi 32,2% (2024). Selain itu, bukti efektivitas kombinasi tablet Fe dan vitamin B kompleks masih terbatas, meskipun vitamin B berperan penting dalam pembentukan hemoglobin dan eritrosit.Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain two-group pretest-posttest melibatkan 80 remaja putri anemia ringan–sedang. Kelompok intervensi menerima tablet Fe 60 mg dan vitamin B kompleks, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima tablet Fe 60 mg selama 4 minggu. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan independent t-test (p<0,05).Hasil: Rerata hemoglobin kelompok intervensi meningkat dari 11,10±0,64 menjadi 12,61±0,50 g/dL, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 11,12±0,51 menjadi 12,23±0,49 g/dL. Perbedaan hemoglobin posttest antarkelompok bermakna (p=0,001) dengan selisih rerata 0,38 g/dL.Simpulan: Kombinasi tablet Fe dan vitamin B kompleks lebih efektif daripada tablet Fe saja dan dapat dipertimbangkan sebagai penguatan paket suplementasi anemia remaja di sekolah.
Copyrights © 2026