Desa Ranuklindungan memiliki potensi peternakan sapi yang besar, namun kualitas susu dan nilai jualnya masih rendah dalam bentuk susu segar. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan intensif tentang pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah susu menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi (pasteurisasi dan yogurt), untuk meningkatkan kualitas hidup peternak di Ranuklindungan. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan diversifikasi produk susu, diharapkan pendapatan peternak meningkat secara signifikan. Peningkatan ini akan mendorong kemandirian ekonomi desa dan memutus rantai kemiskinan. Program ini relevan dengan isu strategis nasional tentang peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. Tahapan pelaksanaan meliputi survei kebutuhan dan potensi desa, pelatihan dan pendampingan intensif oleh ahli untuk pengolahan susu. Pengabdian masyarakat di Desa Ranuklindungan berhasil dilaksanakan. Analisis usaha pembuatan yogurt menunjukkan bahwa meskipun keuntungan awal per batch relatif kecil, usaha ini memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Dengan kapasitas produksi awal 10 liter susu segar menghasilkan 45 botol yogurt, diperoleh laba bersih Rp 38.500 per batch. Namun, ketika skala produksi ditingkatkan hingga 50 liter dengan frekuensi produksi 2–3 kali perminggu, potensi keuntungan dapat mencapai sekitar Rp 2,3 juta per bulan. Kesimpulan: Pengabdian kepada masyarakat di Desa Ranuklindungan mampu memberikan peningkatan ekonomi warga.
Copyrights © 2026