Kawasan sabuk hijau Dukuh Kedungsari, Desa Kemusu, Boyolali, yang menghadapi konflik tata ruang dan kebutuhan hunian layak. Hasil pengukuran fisika bangunan menunjukkan Predicted Mean Vote (PMV) rata-rata 2,30 dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD) 87,4%, dengan pencahayaan 68-131 lux (<120 lux standar), ventilasi 0 m/s, serta suhu 30-33°C dan kelembapan 71% akibat udara stagnan. Strategi peningkatan hunian meliputi: (1) penambahan bukaan untuk pencahayaan 120-250 lux (SNI 03-6575-2001) dan ventilasi silang, (2) perbaikan material lokal (lantai tanah/plaster, atap genteng, dinding kayu rusak), (3) desain kearifan lokal guna capai PMV <1 dan PPD <10%, serta (4) relokasi sesuai Perda Boyolali 8/2019 sambil jaga sabuk hijau, didukung metode kualitatif-kuantitatif (wawancara, observasi, luxmeter, anemometer, thermohygrometer pada 5 sampel RTLH) selaras SDGs nomor 11 untuk kota dan pemukiman berkelanjutan serta aman.
Copyrights © 2026