Penelitian ini mengevaluasi performa lima algoritma supervised learning untuk deteksi penipuan kartu kredit menggunakan dataset 690 data dari Kaggle dengan teknik Random Oversampling (ROS). Model seperti k-Nearest Neighbor (k-NN), Support Vector Machine (SVM), Logistic Regression, Neural Network, dan Ensemble menunjukkan tingkat akurasi rata-rata antara 80% hingga 90% dalam mendeteksi penipuan. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan perbandingan sistematis beberapa algoritma klasifikasi pada dataset yang sama dengan teknik penyeimbangan data. Hasil uji coba dengan teknik random oversampling menunjukkan bahwa Neural Network (aktivasi SELU dan RELU), mencapai kinerja terbaik dengan accuracy 90%, precision 86%, recall 94%, dan nilai f1-score 90%. Pendekatan Neural Network dengan random oversampling terbukti efektif dalam meningkatkan ketepatan prediksi terhadap penipuan dalam transaksi finansial dibandingkan dengan pendekatan tanpa penggunaan sampling. Keterbatasan penelitian ini adalah ukuran dataset yang kecil (690 data) yang dapat mempengaruhi kemampuan generalisasi model.
Copyrights © 2026