Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 

Formulasi Sunscreen Ektrsak Biji Alpukat (Persea americana) dan Lidah Buaya (Aloe vera) : Studi Nilai Aktivitas Antioksidan

Vivi Ramadhani (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)
Emaliya Sahidah Aulia Sari (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)
Marsya Aprilia (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)
Magvira Magvira (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)
Nurhidayah Nurhidayah (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)
Jasril Jasril (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)
Hurria Hurria (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Palopo)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Kanker kulit menjadi masalah kesehatan global yang meningkat akibat paparan sinar ultraviolet (UV). Indonesia sebagai negara tropis dengan intensitas sinar matahari tinggi memiliki risiko lebih besar, sehingga diperlukan perlindungan kulit yang efektif. Sunscreen merupakan salah satu cara pencegahan, namun penggunaan bahan kimia sintetis sering menimbulkan iritasi dan alergi. Pemanfaatan bahan alami dengan kandungan antioksidan tinggi menjadi alternatif yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi Sunscreen berbasis ekstrak biji alpukat (Persea americana) dan gel lidah buaya (Aloe vera), serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antioksidannya. Ekstrak biji alpukat diperoleh melalui metode maserasi dengan etanol 96%, sedangkan lidah buaya digunakan dalam bentuk gel segar. Formula Sunscreen dibuat dalam tiga konsentrasi ekstrak: F1 (10%), F2 (20%), dan F3 (30%). Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, uji iritasi, dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula berwarna coklat, berbau khas biji alpukat, bertekstur semisolid, serta homogen. Nilai pH berkisar 5–6 sesuai pH kulit normal, daya sebar 6,4–6,9 cm, serta tidak menimbulkan iritasi. Aktivitas antioksidan ditunjukkan melalui nilai IC??, yaitu F1 = 119 ppm (sedang), F2 = 51 ppm (kuat), dan F3 = 10 ppm (sangat kuat). Formula F3 dinilai paling efektif karena memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat, stabil secara fisik, dan aman digunakan. Dengan demikian, ekstrak biji alpukat dan gel lidah buaya berpotensi menjadi bahan aktif dalam inovasi Sunscreen alami yang aplikatif di bidang kosmetik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmpi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia merupakan jurnal (Open Journal System) untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia telah memiliki ISSN cetak : ...