Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 

Studi Etnofarmasi Tumbuhan Obat Tradisional Suku Dayak Sekubang, Kalimantan Barat

Chris Octavianus (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kapuas)
Mangardi Mangardi (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kapuas)
Herdina Mayangsari Sumedhi (RSUD Ade M Djoen Sintang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Dayak Sekubang merupakan bagian subsuku Dayak yang ada di kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kehidupan sehari-hari mereka dekat dengan penggunaan tumbuhan dalam pengobatan yang biasanya dilakukan oleh Dukun/Pentama. Metode penelitian kualitatif deskriptif dilakukan dalam studi etnofarmasi ini dengan tujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan apa saja yang digunakan oleh Dukun/Pentama dalam praktik pengobatannya. Instrumen penelitian berupa lembar wawancara semi terstruktur kepada Dukun/Pentama, lembar observasi partisipatif dan lembar wawancara terstruktur kepada pasien digunakan dalam penelitian ini. Data hasil penelitian yang diperoleh dari observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur dengan Dukun/Pentama serta wawancara terstruktur dengan pasien yang pernah menggunakan jasa Dukun/Pentama mengungkapkan bahwa terdapat 29 spesies tumbuhan yang digunakan, tumbuhan dengan nilai Species Used Value tertinggi adalah Jahe (Zingiber officinale var.amarum) dengan nilai 0,89. Dari data juga diketahui bahwa daun adalah bagian tumbuhan yang paling sering digunakan oleh Dukun/Pentama dalam pengobatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmpi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia merupakan jurnal (Open Journal System) untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia telah memiliki ISSN cetak : ...