Permasalahan utama penggunaan ZnO sebagai bahan aktif tabir surya adalah munculnya efek white cast akibat ukuran partikel yang besar. Selain itu, ZnO dapat pula menghasilkan oksidan ketika terpapar radiasi ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis nanopartikel ZnO berukuran sangat kecil (skala nanometer) melalui mekanisme enkapsulasi ganda yang mengintegrasikan Tween 80 dan Niacinamide sebagai lapisan pelindung fungsional. Kebaruan utama studi ini terletak pada peran strategis Niacinamide yang diintegrasikan secara molekuler yang bertujuan untuk menghambat aktivitas fotokatalitik nanopartikel ZnO langsung pada permukaannya. Metode enkapsulasi dilakukan dengan variasi konsentrasi Tween 80 (1, 2, 3, dan 4 mL) dalam pelarut etanol, yang dilanjutkan dengan enkapsulasi menggunakan Niacinamide. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan volume Tween 80 secara efektif menurunkan diameter rata-rata hidrodinamik nanopartikel dan meningkatkan homogenitas ukurannya. Sampel dengan 4 mL Tween 80 menunjukkan performa terbaik dengan diameter rata-rata hidrodinamik terkecil sebesar 11,6 nm dan standar deviasi terendah. Karakteristik optik mengonfirmasi bahwa seluruh sampel memiliki transparansi tinggi (>90%) pada spektrum sinar tampak serta penyerapan energi UV yang tajam pada panjang gelombang <450 nm. Penambahan Niacinamide meningkatkan ketebalan lapisan enkapsulasi dan diameter rata-rata hidrodinamik, namun secara bersamaan memperkecil diameter rata-rata inti nanopartikel ZnO. Temuan ini menyimpulkan bahwa sistem enkapsulasi ganda ZnO-Tween 80-Niacinamide merupakan kandidat unggul untuk formulasi tabir surya transparan berperforma tinggi yang bebas dari efek lapisan putih serta diperkaya dengan manfaat antioksidan dari Niacinamide.
Copyrights © 2026