Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah memengaruhi pola komunikasi dan perilaku individu, salah satunya melalui fenomena Fear of Missing Out (Fomo) digital. Fomo merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa cemas dan takut tertinggal informasi, tren, atau aktivitas yang sedang populer di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi Islam dalam mengatasi Fomo digital pada pengguna TikTok. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang mengkaji konsep komunikasi Islam serta fenomena Fomo di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai komunikasi Islam seperti tabayyun (klarifikasi informasi), qana’ah (merasa cukup), tawazun (keseimbangan), serta pengendalian diri dapat membantu mengurangi kecenderungan Fomo. Selain itu, penerapan etika komunikasi Islam dalam penggunaan media sosial, seperti tidak berlebihan, menjaga lisan (komentar), dan menggunakan waktu secara bijak, mampu membentuk perilaku digital yang lebih sehat. Dengan demikian, komunikasi Islam berperan penting dalam membangun kesadaran dan kontrol diri pengguna TikTok agar terhindar dari dampak negatif Fomo.
Copyrights © 2026