Masalah pengelolaan sampah masih menjadi tantangan dalam mewujudkan kota sehat, termasuk di Kota Kupang yang memiliki volume sampah tinggi namun pengelolaannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara workgroup effectiveness dengan penerapan fungsi manajemen pengelolaan sampah pada bank sampah di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional pada 49 responden yang berasal dari 11 bank sampah dan dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner workgroup effectiveness yang terdiri dari 9 item pertanyaan meliputi aspek internal, manajerial, dan perilaku/sosial, serta kuesioner penerapan fungsi manajemen pengelolaan sampah. Hasil uji Fisher Exact menunjukkan nilai ρ value = 0,000 (ρ < 0,05), yang menunjukkan terdapat hubungan antara workgroup effectiveness dengan penerapan fungsi manajemen pengelolaan sampah. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas kerja tim menjadi faktor penting dalam mendukung pengelolaan bank sampah yang optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan healthy city.
Copyrights © 2026