Bus Trans Jatim koridor 2 diluncurkan pada 20 Agustus 2022 dan mendapat respon positif dari masyarakat dengan rata-rata jumlah penumpang mencapai 2000 orang per hari. Namun, dalam perkembangannya terjadi penurunan penumpang yang disebabkan oleh ketidaksesuaian rute,frekuensi keberangkatan yang tidak optimal dan kurangnya informasi layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan preferensi masyarakat terhadap Bus Trans Jatim koridor 2 rute Surabaya-Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan alat analisis yaitu Importance Performance Analysis (IPA).Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan dan survei terhadap terhadap 96 responden yangdipilih secara acak, serta data sekunder melalui studi literatur. Instrumen disusun berdasarkan 5 dimensi kepuasan pelayanan yang meliputi reliability,tangiable, responsiveness, assurance dan emphaty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator frekuensi dan kecepatan kendaraan belum memenuhi standar pelayanan minimal, sedangkan indikator headway, faktor muat, dan waktu tempuh berada dalam kategori sesuai standar. Rata-rata tingkat kesesuaian antara kinerjadan harapan pengguna mencapai 99% dengan atribut ketersediaan informasi sebagai yang paling unggul sebesar 104% dan perilaku petugas memperoleh nilai terendah sebesar 94%. Temuan ini menjadi dasar untuk perbaikan kualitas layanan supaya layanan Bus Trans Jatim Koridor 2 semakin optimal dan diminati masyarakat.
Copyrights © 2026