Latar belakang dari penelitian ini didasari oleh kepuasan pasien sangat berarti bagi instansi kesehatan pada umumnya dan dianggap sebagai faktor penentu yang sangat berguna bagi peningkatan pengguna jasa berulang, sehingga bila tingkat kepuasan pasien dapat diukur dengan baik, berarti petugas pelayanan administrasi dapat memberikan gambaran yang baik pula tentang proses pelayanan yang diberikan kepada pasien. Alat analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil pada penelitian ini, pada variabel pelayanan administrasi (X) dengan diperoleh thitung sebesar 12.757. bila dibandingkan dengan ttabel pada signifikan 0,05 yakni sebesar 1.970 dapat dilihat bahwa thitung lebih besar dari t tabel (12,757. >1,970), dengan signifikansi 0,000 < 0,05 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel X (pelayanan administrasi) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y (kepuasan pasien) yang berarti bahwa hipotesa diterima dan terbukti kebenaranya. Angka koefisien determinasi (R2) sebesar 0,639 dimana angka tersebut menunjukkan bahwa pelayanan administrasi mempengaruhi kepuasan pasien pada Klinik HMC (Horpinta Medical Center) sebesar 63,9 %. Sedangkan sisanya 36,1 % dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Model persamaan regresi yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan persamaan Y = 15.259 + 0,555 X. Dari persamaan regresi menunjukkan koefisien regresi dengan nilai signifikan pada alpha 0,05 atau 5%. Konstatnta sebesar 15.259 artinya apabila variabel pelayanan administrasi nilainya 0 maka kepuasan pasien nilainya positif yaitu sebesar 15.259. Nilai koefisien variabel pelayanan administrasi sebesar 0,555 menunjukkan bahwa setiap perubahan kenaikan pelayanan administrasi sebesar 1 satuan, maka kepuasan pasien akan berubah meningkat sebesar 0,555 satuan atau 55,5 % dari perubahan pelayanan administrasi.
Copyrights © 2026