Peningkatan digitalisasi dan tuntutan keterbukaan informasi publik mendorong penguatan prinsip good governance dalam pengelolaan keuangan sektor publik. Kualitas laporan keuangan pemerintah menjadi instrumen strategis bagi akuntabilitas publik karena memengaruhi ketepatan pengambilan keputusan dan kepercayaan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) terhadap kualitas laporan keuangan pada satuan kerja di wilayah kerja KPPN Ternate. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei pada 103 responden pengelola keuangan satuan kerja dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan model signifikan (F = 61,706; p < 0,001) dengan daya jelas R² = 0,652. Secara parsial, akuntabilitas (B = 0,303; p = 0,023), transparansi (B = 0,458; p = 0,001), dan kompetensi SDM (B = 0,325; p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Variabel yang paling dominan adalah transparansi (β = 0,368). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keterbukaan informasi, disiplin pertanggungjawaban, serta peningkatan kapasitas teknis aparatur sebagai strategi perbaikan kualitas pelaporan keuangan pada satuan kerja pemerintah. Kata kunci: literasi akuntabilitas; transparansi; kompetensi SDM; kualitas laporan keuangan
Copyrights © 2026