Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dakwah kesehatan mental di media sosial sebagai sarana pendampingan pemulihan jiwa masyarakat urban Jakarta serta menganalisis strategi yang dikembangkan melalui akun Instagram @mbu.kikii. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya prevalensi gangguan kesehatan mental di kalangan remaja dan dewasa muda, seperti kecemasan, depresi, burnout, dan kesepian, yang diperburuk oleh tekanan hidup perkotaan, stigma sosial, serta keterbatasan akses layanan profesional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui observasi digital, analisis konten, wawancara mendalam dengan audiens aktif, dokumentasi direct message, serta refleksi peneliti sebagai praktisi dakwah. Data sekunder diperoleh dari literatur terkait dakwah kontemporer, komunikasi media sosial, psikologi Islam, dan kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah mental health di Instagram berfungsi sebagai ruang aman (safe space) yang menyediakan dukungan emosional dan spiritual secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026