Persiapan kesehatan reproduksi yang kurang matang pada remaja berpotensi memicu masalah makro seperti tingginya pernikahan usia dini dan angka stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian siswi remaja dalam mempersiapkan kesehatan reproduksi yang baik sebagai fondasi keluarga berkualitas. Masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya pengetahuan remaja mengenai pemeriksaan kesehatan pra-nikah, gizi seimbang, dan deteksi dini kanker payudara melalui SADARI. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif sistematis melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 8 dosen dengan sasaran siswi remaja SMA/SMK Muhammadiyah Aisyiyah se-Kota Palembang, bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Bentuk intervensi meliputi seminar interaktif, pembagian modul dan infografis, serta simulasi praktik atau role play. Hasil evaluasi pasca kegiatan menunjukkan capaian positif berupa peningkatan pemahaman siswi secara signifikan mengenai materi kesehatan reproduksi serta terbentuknya perubahan sikap yang lebih peduli terhadap pola hidup sehat dan persiapan pra-nikah. Kesimpulan dari kegiatan pengmas ini adalah program berjalan efektif dan berhasil mencapai target output serta outcome yang direncanakan. Sinergi berkelanjutan berupa integrasi materi ini ke dalam pembinaan sekolah rutin sangat disarankan guna mengoptimalkan dampak jangka panjang bagi generasi muda.
Copyrights © 2026