Pakcoy (Brassica rapa) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta kandungan gizi yang bermanfaat, seperti vitamin A, C, dan mineral esensial. Kulit bawang merah, limbah organik kaya hormon tumbuh (auksin, giberelin, sitokinin) dan nutrisi (N, P, K, flavonoid), berpotensi sebagai pupuk ramah lingkungan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara pada bulan Maret sampai Mei 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan produksi pakcoy terhadap aplikasi rendaman kulit bawang merah. Metode dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 5 ulangan dan 5 perlakuan jenis aplikasi rendaman kulit bawang merah: P0 (kontrol) P1 (150 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), P2 (300 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), P3 (450 gram kulit bawang merah/ 500 ml air) dan P4 (600 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi rendaman bawang merah pada tanaman pakcoy tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun, namun berpengaruh nyata pada berat segar. Perlakuan terbaik terdapat pada P4.
Copyrights © 2026