Jurnal Ners
Vol. 10 No. 3 (2026)

Pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Fungsi Pernapasan (RR DAN APE) Pada Lansia di UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat

Tri Wahyuni (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Cau Kim Jiu (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Sri Ariyanti (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Parliani Parliani (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Latar Belakang: Penurunan fungsi paru merupakan konsekuensi alami proses penuaan pada lansia yang sering ditandai dengan perubahan frekuensi napas (Respiratory Rate/RR) dan penurunan Arus Puncak Ekspirasi (APE). Diaphragmatic Breathing Exercise (DBE) merupakan intervensi non-farmakologis yang berpotensi memperbaiki mekanika ventilasi paru. Tujuan: Mengetahui pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise terhadap fungsi pernapasan (RR dan APE) pada lansia di UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Quasi-Experiment dengan rancangan Pretest-Posttest with Control Group. Sampel berjumlah 46 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dibagi menjadi kelompok intervensi (n=23) dan kelompok kontrol (n=23). Kelompok intervensi diberikan DBE selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Instrumen pengukuran menggunakan peak flow meter untuk APE dan observasi visual untuk RR. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test.Hasil: Setelah 4 minggu intervensi, kelompok intervensi menunjukkan penurunan rerata RR yang signifikan (p < 0,001) dan peningkatan rerata APE yang signifikan (p < 0,001). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang bermakna. Uji antar kelompok menunjukkan perbedaan signifikan pada nilai akhir RR (p = 0,002) dan APE (p < 0,001) antara kedua kelompok. Kesimpulan: Diaphragmatic Breathing Exercise berpengaruh signifikan dalam menurunkan frekuensi pernapasan (RR) dan meningkatkan Arus Puncak Ekspirasi (APE) pada lansia. Intervensi ini direkomendasikan sebagai program rehabilitasi rutin di panti sosial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...