Masa nifas merupakan periode pemulihan setelah persalinan yang rentan terhadap terjadinya infeksi, terutama apabila kebersihan area genital tidak dijaga dengan baik. Praktik vulva hygiene menjadi salah satu upaya penting dalam mencegah infeksi postpartum pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan praktik vulva hygiene pada ibu nifas di Klinik Alfa Medika Asemrowo Surabaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi praktik vulva hygiene yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 32 responden (64%) dan praktik vulva hygiene baik sebanyak 33 responden (66%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan praktik vulva hygiene pada ibu nifas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu nifas, maka semakin baik pula praktik vulva hygiene yang dilakukan sebagai upaya pencegahan infeksi postpartum.
Copyrights © 2026