Salah satu bahaya kesehatan yang sering menimpa pekerja di industri konveksi adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs), terutama akibat aktivitas kerja yang melibatkan posisi tubuh yang tidak mematuhi pedoman ergonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara munculnya keluhan (MSDs) dengan keadaan postur kerja pada pekerja industri konveksi di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional dengan 74 pekerja yang dipilih melalui seleksi purposif. Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mendeteksi penyakit muskuloskeletal, sedangkan alat Rapid Upper Limb Assessment (RULA) digunakan untuk mengevaluasi permasalahan postur kerja. Analisis Spearman Rank digunakan dalam pengolahan data. Berdasarkan temuan penelitian, sebagian besar karyawan memiliki keluhan MSDs sedang (78,4%) dan postur kerja berisiko tinggi (59,5%). Berdasarkan pengujian statistik, terdapat korelasi yang signifikan antara posisi kerja dan keluhan MSDs (p=0.000; r=0.403). Postur tubuh yang tidak tepat saat bekerja dikaitkan dengan meningkatnya keluhan gangguan muskuloskeletal di kalangan pekerja profesional. Untuk mengurangi risiko terjadinya permasalahan muskuloskeletal, maka perlu dilakukan modifikasi kerja berbasis ergonomi.
Copyrights © 2026