Penelitian ini bertujuan untuk mengulas model governing social capital yang dapat memperkuat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) lokal melalui perspektif collaborative governance. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran modal sosial sebagai fondasi keberhasilan tata kelola kolaboratif yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA untuk menyeleksi, menyaring, dan menganalisis artikel ilmiah yang relevan dari berbagai basis data. Delapan artikel terpilih kemudian dianalisis secara mendalam untuk mengekstraksi temuan utama mengenai keterkaitan modal sosial, tata kelola kolaboratif, teknologi digital, dan implementasi SDGs di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berperan penting dalam membangun kepercayaan, memperkuat jaringan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses kolaborasi. Selain itu, teknologi digital terbukti menjadi katalis yang memperkuat hubungan antara modal sosial dan collaborative governance, terutama dalam hal transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini merumuskan kerangka konseptual model governing social capital yang integratif, adaptif terhadap krisis, berbasis lingkungan, serta mendukung tradisi co-creation. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menempatkan modal sosial sebagai elemen utama dalam tata kelola kolaboratif untuk pencapaian SDGs lokal. Temuan ini juga membuka ruang bagi penelitian lanjutan untuk menguji model konseptual secara empiris dalam konteks Indonesia yang beragam. Kata Kunci: Governing Social Capital, Collaborative Governance, SDGs Lokal, Systematic Literature Review, Teknologi Digital
Copyrights © 2026