Sektor pariwisata telah mengalami perubahan signifikan dalam pola perjalanan, bentuk, dan aktivitas. Studi ini menyelidiki strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sumatera Utara, menggunakan metode Smart-PLS dan ANP untuk menilai implementasi komponen kunci seperti atraksi, aksesibilitas, fasilitas, dan layanan tambahan. Meskipun menjadi tujuan wisata utama pada tahun 1980-an, Sumatera Utara, dengan Danau Toba sebagai daya tarik ikoniknya, telah mengalami penurunan baik dalam jumlah pengunjung lokal maupun internasional. Faktor-faktor yang berkontribusi termasuk infrastruktur yang tidak memadai, masalah kebersihan, dan kurangnya program yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkini tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sumatera Utara dan untuk mengusulkan strategi pengembangan yang paling efektif. Temuan menunjukkan bahwa meskipun sektor akomodasi dan layanan makanan berkinerja buruk, ada potensi signifikan untuk perbaikan dengan intervensi strategis yang tepat. Studi ini menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan eksternal dalam merevitalisasi sektor pariwisata agar dapat bersaing secara nasional dan internasional.
Copyrights © 2025