Proses penyemenan merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemboran migas. Kegagalan dalam penyemenan formasi merupakan kerugian yang sangat besar, baik secara materi maupun efesiensi waktu.Operasi penyemenan bertujuan untuk melekatkan casing dari masalah-masalah mekanis sewaktu operasi pemboran berlangsung (seperti getaran), melindungi casing dari fluida formasi yang bersifat korosif dan untuk sebagai pemisah antar lapisan formasi di belakang casing (Bourgoyne,Adam T.Jr,1986). Kegagalan dalam operasi penyemenan akan menimbulkan banyak permasalahan, antar lain; menyebabkan kerusakan pada formasi produktif, kehilangan sirkulasi lumpur kecilnya laju produksi, dan masih banyak lagi. Dari penelitian ini diperoleh bahwa penambahan zat additive bubuk arang cangkang biji karet didapatkan bahwa, nilai compressive strength mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya persentase additive bubuk arang cangkang biji karet yaitu semen dasar meiliki nilai compressive strength Psi, pada 2% additive memiliki nilai 842,551 Psi, pada 4% additive memiliki nilai 1.006,841 Psi, pada 6% additive memiliki nilai 1.877,709 Psi dan pada 8% additive memiliki nilai 2.377,885 Psi. Dan untuk penambahan maksimum additive bubuk arang cangkang biji karet memiliki nilai compressive strength 1.877,709 Psi.
Copyrights © 2026