Kepemimpinan wanita dalam gereja seringkali menghadapi keraguan dan tantangan, meskipun secara teologis wanita memiliki kesetaraan dengan pria dalam pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan wanita dalam Persekutuan Kaum Wanita Gereja Bala Keselamatan di Divisi Jawa dan Bali, serta mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang memengaruhinya.. Metode penelitian menggunakan survei eksplanatori dengan 45 responden dari 75 populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dengan 40 butir pertanyaan yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya dengan Cronbach Alpha sebesar 0,960. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita telah berjalan sangat baik dengan enam indikator utama: memiliki karisma sejajar dengan laki-laki (66,4% pengaruh), menyiapkan diri untuk berkorban (45,4% pengaruh), mempedulikan kebutuhan sesama (42,9% pengaruh), memiliki hubungan interpersonal yang luwes (38,7% pengaruh), melayani dengan lembut (37% pengaruh), dan memiliki kehidupan doa yang kuat (15,3% pengaruh). Faktor paling dominan adalah kepemimpinan wanita yang memiliki karisma sejajar dengan laki-laki. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita memiliki kapabilitas yang sama dengan pria dalam kepemimpinan pelayanan gereja dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan organisasi.
Copyrights © 2026