Limbah plastik menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai secara alami. Permasalahan utama di Desa Sungai Ketupak adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik rumah tangga, sehingga limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan keterampilan teknis dalam mengubah sampah plastik menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai guna dan estetika. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, penyampaian materi melalui ceramah dan diskusi, serta praktik langsung pembuatan cermin hias dengan memanfaatkan limbah sendok plastik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami klasifikasi sampah plastik yang dapat didaur ulang serta menguasai teknik pembuatan produk kreatif secara mandiri. Diskusi interaktif selama pelatihan mengungkap adanya potensi pengembangan kerajinan ini sebagai usaha rumahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Diperlukan pendampingan berkelanjutan terkait inovasi desain, pengemasan, dan strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki daya jual yang lebih tinggi di pasar luas.
Copyrights © 2026