Perkembangan bahasa pada usia dini merupakan fondasi penting bagi kemampuan sosial dan kognitif anak, sehingga pola komunikasi guru di kelas menjadi faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan stimulasinya. Kajian terdahulu lebih banyak menyoroti pengaruh pola asuh orang tua serta efektivitas metode dan media pembelajaran, sementara eksplorasi mendalam mengenai jenis, bentuk, dan strategi komunikasi instruksional guru dalam interaksi harian di kelas masih jarang dilakukan, sehingga menyisakan kesenjangan riset yang perlu dijawab. Penelitian ini dirumuskan untuk mengkaji bagaimana pola dan bentuk komunikasi guru dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini di TK Muslimat NU 06 Kendal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus, dengan guru kelas sebagai informan kunci dan anak sebagai subjek pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa guru menerapkan komunikasi verbal-nonverbal yang responsif, strategi stimulasi kontekstual, serta koreksi tidak langsung yang secara efektif meningkatkan keberanian dan kosakata anak. Penelitian ini merekomendasikan pelibatan lebih banyak informan, penguatan dokumentasi, serta pengukuran perkembangan bahasa yang lebih terukur pada penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2026