Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program latihan rugby terstruktur salaam 8 minggu terhadap peningkatakan kelincahan dan koordinasi motorik pada atlet pemula. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi-experimental pre-test post-test terhadap 24 atlet pemula Rugby Spartan Jakarta (usia 15 – 20 tahun). Instrument yang digunakakan meliputi Illinois Agility Test (IAT), Alternate Hand Wall Toss Test (AHWTT) dan Three Ball Juggling Test (3BJT). Data dianalsis menggunakan Paired Sempel t-test dan Cohen’s d untuk mengukur effect size. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh variabel (p < 0,05). Rata-rata waktu IAT membaik sebesar 11,68% (-2,32 detik), skor AHWTT meningkat 23,01% (+5,16 tangkapan), dan 3BJT meningkat 23,66% (+9,17 skor). Nilai effect size menunjukkan dampak yang besar (d > 0,8) untuk ketiga instrumen. Ditemukan korelasi positif yang kuat antara peningkatan kelincahan dan koordinasi motorik (r = 0,681 – 0,793). Program latihan rugby selama 8 minggu efektif secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan fisik dasar atlet pemula dan dapat diadopsi sebagai modul pembinaan standar.
Copyrights © 2026