Latar Belakang: Perkembangan transaksi keuangan semakin meningkat pesat, yang mulanya transaksi dilakukan menggunakan uang tunai kini sudah mulai digantikan dengan metode pembayaran non fisik (non-tunai) meskipun masih dalam fase awal. Dengan adanya transisi ke ekonomi digital, kombinasi uang elektronik dan pembayaran kartu semakin meningkat. Teknologi telah berkembang dengan cepat dan mudah, memungkinkan e-commerce memanfaatkan peluang untuk memperluas basis pelanggan mereka. Paylater merupakan salah satu inovasi teknologi yang menyerupai kartu, akan tetapi dalam hal ini pembayaran yang dilakukan tidak membutuhkan kartu layaknya kartu kredit. Cicilan tanpa kartu saat ini sudah menjadi tren yang cukup menarik khususnya di kalangan milenial.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan Shopee Paylater terhadap perilaku konsumtif mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data primer dengan jumlah responden sebanyak 400 orang dan menggunakan teknik purposive sampling untuk pengumpulan sampel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa.Hasil Penelitian: Temuan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah variabel gaya hidup, pengaruh sosial, dan motivasi hedonisme memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pengguna Shopee Paylater. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi sebesar 58,9% atau 0,589. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian pertama di UMY ini mengkaji faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa dalam menggunakan Shopee Paylater. Temuan ini dapat digunakan secara praktis oleh penyedia layanan keuangan digital untuk merancang kebijakan yang lebih tepat dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2025