Latar Belakang: Kabupaten Sikka meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tujuh kali, tetapi masih ada kelemahan dalam pengendalian intern dan kepatuhan regulasi. Inkonsistensi penelitian sebelumnya mendorong pengujian ulang faktor-faktor yang memengaruhi kualitas laporan keuangan, dengan pemanfaatan teknologi informasi sebagai pemoderasi sistem pengendalian intern dan kompetensi sumber daya manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan daerah dengan pemanfaatan teknologi informasi sebagai variabel moderating.Metode Penelitian: Penelitian ini adalah menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan langsung kepada responden yaitu kepala sub bagian keuangan dan bendahara atau bagian akuntansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Sikka. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden yang dipilih secara purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) pada tingkat signifikansi 5% dengan bantuan software SPSS versi 23.Hasil Penelitian: Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Pemanfaatan teknologi informasi memoderasi pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan daerah, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi tidak memoderasi pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan daerah.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menguji ulang variabel yang sama pada objek berbeda untuk menilai konsistensi hasil, dengan fokus pada Kabupaten Sikka yang meski meraih WTP, tetapi masih memiliki kelemahan pengendalian intern dan kepatuhan regulasi.
Copyrights © 2025