Artikel ini menganalisis transformasi Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) dalam merespons kebijakan nasional “Kampus Berdampak” yang menekankan peran aktif perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan nyata masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan, artikel mengeksplorasi strategi integratif berbasis nilai-nilai budaya lokal Mandar dalam tridharma perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan sinergi antara kurikulum transformatif, riset aplikatif, dan pengabdian kontekstual dapat menjadikan Unasman sebagai prototipe kampus berbasis lokal yang relevan dan berkelanjutan. Implementasi transformasi memerlukan roadmap strategis, restrukturisasi kelembagaan, serta partisipasi aktif sivitas akademika dan mitra eksternal. Artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan budaya sebagai instrumen peningkatan daya saing dan relevansi sosial kampus di wilayah Sulawesi Barat.
Copyrights © 2025