Budidaya semangka memerlukan tanah gembur dan produktif guna menopang perkembangan dan pertumbuhan juga produksi yang maksimal, serta pemanfaatan cocopeat dan kotoran kambing sebagai media tanam pada semangka. Penelitian ini dilakukan di Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, selama 4 bulan dimulai sejak Maret sampai Juni 2024, yang berlokasi di lahan milik kelompok tani ”Siaaras” dengan ketinggian tempat berkisar 20 meter diatas permukaan laut. Penelitian ini dilakukan bertujuan agar penggunaan cocopeat dan kotoran kambing dapat menjadi salah satu jenis media tanam baru yang efektif terhadap pertumbuhan dan produksi semangka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok faktorial 2 faktor, faktor 1 cocopeat dan faktor ke 2 kotoran kambing sehingga jumlah tanaman yang digunakan sebanyak 48 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cocopeat dan kotoran kambing tidak memberikan pengaruh signifikan yaitu pada parameter produksi semangka. Sedangkan pada dosis 250 gram cocopeat menunjukkan pengaruh signifikan pada pertumbuhan tinggi tanaman (cm) dan jumlah bakal buah (buah), namun tidak signifikan pada produksi semangka.
Copyrights © 2025