Program asuransi ternak merupakan instrumen kebijakan penting dalam melindungi peternak dari risiko usaha, khususnya kematian dan kehilangan ternak, yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi. Meskipun telah diimplementasikan di berbagai daerah, tingkat partisipasi peternak dalam program asuransi ternak masih menunjukkan variasi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program asuransi ternak, motivasi peternak, serta tingkat partisipasi peternak dalam program asuransi ternak di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi terhadap 35 peternak sapi peserta program asuransi ternak. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan partisipasi peternak terhadap program asuransi ternak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program asuransi ternak di Desa Pucak pada umumnya telah berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, meliputi tahap sosialisasi, pendaftaran, pembayaran premi, hingga pengajuan klaim. Namun demikian, masih terdapat keterbatasan dalam aspek sosialisasi dan pemahaman peternak terhadap mekanisme program. Tingkat motivasi peternak tergolong tinggi dengan skor sebesar 72%. Tingkat partisipasi peternak juga berada pada kategori tinggi, yang ditunjukkan oleh skor pengetahuan sebesar 68%, sikap sebesar 70%, dan partisipasi sebesar 65%. Partisipasi peternak dipengaruhi oleh faktor usia, pengalaman beternak, dan tingkat pengetahuan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan edukasi, sosialisasi yang lebih intensif, serta pendampingan berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program asuransi ternak di tingkat lokal.
Copyrights © 2026