Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat keterbatasan pengetahuan dan sikap yang kurang tepat. Program edukasi berbasis sekolah menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman remaja secara komprehensif. Program edukasi kesehatan reproduksi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja tentang kesehatan reproduksi sehingga dapat mendukung berperilaku menjaga kesehatan reproduksi. Metode menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain quasi-experimental melalui pretest dan posttest. Intervensi dilakukan dalam empat sesi edukasi interaktif menggunakan media leaflet kepada 113 siswa kelas VIII. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, dengan mayoritas siswa mengalami kenaikan skor setelah intervensi (z = 6,132; p = 0,0001). Selain itu, terjadi peningkatan sikap positif siswa terhadap kesehatan reproduksi (z = 3,396; p = 0,0007). Edukasi yang dilakukan secara terstruktur, interaktif, dan berulang terbukti efektif meningkatkan aspek kognitif dan afektif remaja. Program edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Implementasi program secara berkelanjutan serta dukungan dari sekolah dan keluarga diperlukan untuk mempertahankan dan memperkuat hasil yang telah dicapai.
Copyrights © 2026