Lahan kosong dan sampah plastik menjadi tantangan lingkungan di permukiman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model taman produktif berkelanjutan berbasis ecobrick di Nagari Lubuk Karak. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan (17 Juni–17 Juli 2025) melalui pendekatan partisipatif dalam program KKN, melibatkan mahasiswa, perangkat nagari, dan masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK. Metode mencakup observasi, wawancara, FGD, dan dokumentasi, dengan analisis data kualitatif model Miles, Huberman, dan Saldana. Lahan di samping kantor Wali Nagari diubah menjadi taman produktif menggunakan ecobrick sebagai pembatas bedengan. Hasil menunjukkan peningkatan fungsi lingkungan, sosial, dan ekonomi, meski partisipasi pemuda masih terbatas. Model ini direkomendasikan sebagai praktik berkelanjutan yang dapat direplikasi.
Copyrights © 2025