Penelitian ini mengkaji peran pendanaan masjid dalam mendukung layanan sosial di komunitas Muslim. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana berbagai mekanisme pendanaan, seperti zakat, sadaqah, dan strategi keuangan kontemporer, berkontribusi terhadap keberlanjutan dan dampak layanan yang diberikan oleh masjid, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan komunitas. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur naratif, studi ini menganalisis artikel-artikel yang telah peer-reviewed dari database Scopus, dengan fokus pada studi-studi yang dipublikasikan dalam dua dekade terakhir untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pendanaan masjid. Temuan utama menunjukkan bahwa sumber pendanaan tradisional masjid, seperti zakat dan sadaqah, tetap krusial tetapi menghadapi tantangan akibat fluktuasi ekonomi dan keterbatasan sumber daya di beberapa wilayah. Strategi pendanaan kontemporer, termasuk donasi online dan kemitraan dengan LSM, menawarkan solusi yang menjanjikan untuk mengatasi tantangan ini. Selain itu, studi ini mengidentifikasi pentingnya mendiversifikasi sumber pendanaan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan peningkatan layanan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur yang ada dengan mensintesis tren-tren utama dalam pendanaan masjid, serta menekankan perlunya transparansi dan manajemen keuangan yang lebih baik. Temuan studi ini memiliki implikasi signifikan bagi kebijakan dan praktik, menyarankan agar masjid mengadopsi model pendanaan inovatif untuk lebih melayani komunitas mereka. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih lanjut efektivitas platform digital dan studi perbandingan antar wilayah.
Copyrights © 2025