Sistem agrosylvopastura merupakan pendekatan pertanian terpadu yang mengombinasikan sektor pertanian, kehutanan, dan peternakan dalam satu kesatuan pengelolaan lahan. Penerapan bioteknologi sederhana dalam sistem ini berpotensi meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani, khususnya pada kelompok perempuan di pedesaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi bioteknologi dalam sistem agrosylvopastura sebagai strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Karassing, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan penerapan bioteknologi pertanian. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan pupuk hayati, fermentasi pakan ternak, dan pengolahan limbah organik mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi aktif anggota KWT. Integrasi bioteknologi dalam sistem agrosylvopastura berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas usaha tani, efisiensi biaya produksi, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026