Kesehatan anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia, namun kesadaran terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemahaman dasar penggunaan obat secara aman masih sangat rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kepakaran farmakoterapi dan farmakognosi ini dikemas melalui pendekatan rekreatif untuk meningkatkan pengetahuan anak mengenai PHBS sekaligus mengenalkan prinsip terapi obat yang aman serta pemanfaatan bahan alam secara sederhana. Pengabdian dilaksanakan di tiga sekolah dengan total peserta 104 anak, terdiri atas SD Yayasan Farida Aryani Makassar (45 anak), SD Angkasa 1 Lanud Hasanuddin Maros (32 anak), dan UPTD SD Negeri 57 Bulu-bulu Maros (27 anak). Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif melalui kombinasi penyuluhan audiovisual berbasis layar LCD, simulasi cuci tangan, serta visualisasi edukasi obat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman lisan anak secara signifikan, di mana mereka mampu mengenali bahaya obat dan pentingnya kebersihan. Kesimpulan pengabdian ini menegaskan bahwa integrasi ilmu farmakoterapi dan farmakognosi dalam edukasi ramah anak sangat efektif membangun kesadaran proteksi diri sejak dini.
Copyrights © 2026