Bahasa dan istilah budaya memiliki korelasi yang kuat dalam membentuk pandangan masyarakat terhadap peran laki-laki dan perempuan. Dalam budaya Jawa, ada berbagai istilah dan sebutan untuk perempuan yang tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tetapi juga mengandung nilai, norma, serta konstruksi sosial tertentu. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi istilah-istilah yang digunakan untuk perempuan dalam budaya Jawa beserta makna yang terkandung di dalamnya, menganalisis pengaruh budaya patriarki terhadap representasi perempuan dalam bahasa Jawa, serta mengetahui dampak konstruksi sosial yang muncul dari penggunaan istilah-istilah tersebut. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis budaya. Hasil penulisan menunjukkan bahwa beberapa istilah dalam budaya Jawa merepresentasikan perempuan sebagai sosok yang lembut, patuh, dan berperan dalam ranah domestik. Representasi tersebut dipengaruhi oleh budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pihak yang lebih dominan dalam kehidupan sosial. Selain itu, penggunaan istilah-istilah tertentu juga membentuk pandangan masyarakat mengenai posisi dan peran perempuan, sehingga memunculkan stereotip gender dan ketimpangan sosial. Dengan demikian, bahasa dapat dipahami sebagai media yang merefleksikan sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya dalam masyarakat.
Copyrights © 2026