Kasus hoaks tagar #JusticeForAudrey yang sempat viral di tahun 2019 merupakan salah satu bentuk fenomena herding behavior yang terjadi di platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah faktor-faktor yang memperkuat narasi dari Audrey sehingga kasus ini bisa viral dan mayoritas orang langsung menghakimi pelaku bahkan sebelum adanya bukti yang jelas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk mengkaji fenomena herding behavior yang muncul dalam penyebaran informasi pada kasus hoaks #JusticeForAudrey. Data diperoleh melalui studi literatur dan dari beberapa unggahan di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi yang dilebih-lebihkan, kontribusi figur publik, fenomena FOMO dan echo chamber, serta minimnya literasi digital menjadi pendorong yang kuat dalam memperparah fenomena herding behavior yang terjadi pada kasus hoaks #JusticeForAudrey. Dari penelitian ini, perlu adanya cara berpikir yang lebih kritis dalam menyebarkan informasi di media sosial untuk mencegah meluasnya berita hoaks dan terjadinya cyberbullying akibat penghakiman yang salah.
Copyrights © 2026