Jurnal Intelek Insan Cendikia
Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026

Dinamika dan Struktur Perdagangan Komoditas Pertanian Indonesia di Kawasan Asia Tahun 2025 Analisis Ekspor, Impor, dan Keunggulan Komparatif

Jupita Lestari (Universitas Pelita Bangsa)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dinamika dan struktur perdagangan komoditas pertanian Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia pada tahun 2025, dengan fokus pada kinerja ekspor, impor, serta keunggulan komparatif yang dimiliki Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis sektor pertanian dalam perekonomian nasional, baik sebagai penyedia devisa melalui ekspor maupun sebagai penopang ketahanan pangan domestik. Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, masih terdapat ketergantungan terhadap impor komoditas pangan tertentu, sehingga diperlukan analisis komprehensif mengenai pola perdagangan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pertanian Republik Indonesia, serta berbagai laporan lembaga internasional. Analisis dilakukan dengan mengkaji volume dan nilai perdagangan, struktur komoditas, serta neraca perdagangan sektor pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor komoditas pertanian Indonesia ke kawasan Asia pada tahun 2025 mencapai sekitar 5,73 juta ton dengan nilai sebesar US$ 5.820 juta. Komoditas utama yang mendominasi ekspor meliputi minyak kelapa sawit (CPO), karet, dan produk perikanan, dengan negara tujuan utama yaitu China, India, dan Jepang. Sementara itu, impor komoditas pertanian Indonesia tercatat sebesar 1,11 juta ton dengan nilai US$ 670 juta, yang didominasi oleh beras, gula, dan produk hortikultura, dengan negara asal utama antara lain Myanmar, Thailand, dan India. Berdasarkan hasil analisis, neraca perdagangan sektor pertanian Indonesia menunjukkan surplus sebesar US$ 5.150 juta, yang mencerminkan adanya keunggulan komparatif Indonesia dalam komoditas berbasis sumber daya alam. Temuan ini sejalan dengan teori perdagangan internasional yang menyatakan bahwa negara akan mengekspor komoditas yang memanfaatkan faktor produksi yang melimpah. Namun demikian, ketergantungan terhadap impor komoditas pangan strategis mengindikasikan adanya permasalahan struktural dalam sistem produksi domestik, seperti rendahnya produktivitas, keterbatasan teknologi, serta kurangnya pengembangan industri hilir. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan kebijakan yang lebih terintegrasi dalam meningkatkan daya saing sektor pertanian, antara lain melalui penguatan hilirisasi industri, peningkatan produktivitas berbasis teknologi, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor pangan. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penyedia bahan baku, tetapi juga sebagai sumber nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jiic

Publisher

Subject

Religion Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan ...