Industri tekstil di Indonesia memiliki peranan yang vital dalam perekonomian, terutama terkait perdagangan dengan negara-negara Asia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspor dan impor sektor tekstil Indonesia dengan negara-negara ASEAN pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, didukung oleh analisis data sekunder yang diambil dari sumber resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS), World Trade Organization (WTO), dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD). Peneliti mengidentifikasi tren perdagangan serta proyeksi nilai ekspor dan impor tekstil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia diperkirakan akan mengalami surplus perdagangan tekstil sekitar USD 1,02 miliar dengan negara-negara ASEAN pada tahun 2025, di mana Vietnam dan Thailand diindikasikan sebagai mitra ekspor utama. Eksportasi tekstil Indonesia diperkirakan mencapai USD 7,54 miliar ke ASEAN, melawan nilai impornya yang diperkirakan mencapai USD 6,52 miliar. Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat kebutuhan untuk memperkuat kebijakan perdagangan Indonesia dalam rangka mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor serta memajukan daya saing sektor tekstil domestik. Orisinalitas penelitian ini terletak pada analisis proyeksi yang bersifat futuristik mengenai perdagangan sektor tekstil Indonesia pada tahun 2025, yang menggunakan data yang dirangkum dari sumber resmi serta analisis tren terkini.
Copyrights © 2026