Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teori akuntansi positif dan nilai teologis dalam praktik pelaporan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, standar akuntansi, serta sumber teologis yang relevan. Analisis data dilakukan melalui content analysis untuk memahami hubungan antara perilaku praktik akuntansi dan nilai-nilai moral dalam pelaporan keuangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori akuntansi positif masih relevan dalam menjelaskan perilaku pelaku akuntansi, termasuk praktik oportunistik seperti manajemen laba. Namun, pendekatan tersebut cenderung berfokus pada realitas praktik tanpa memberikan batasan moral terhadap tindakan tersebut. Dalam perspektif teologis, nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, dan keadilan menjadi prinsip penting dalam praktik pelaporan keuangan. Oleh karena itu, integrasi teori akuntansi positif dan nilai teologis dapat menciptakan pelaporan keuangan yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga berintegritas secara moral dan spiritual.
Copyrights © 2026