Penguatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era digital. UMKM anyaman bambu serta olahan hasil bumi di wilayah Cilejit memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM), pengelolaan keuangan yang belum optimal, serta kurangnya pemanfaatan digital marketing dalam pemasaran produk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam aspek pengelolaan SDM, pencatatan dan pengelolaan keuangan sederhana, serta penerapan strategi digital marketing guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan produk. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung kepada para pelaku UMKM. Materi yang diberikan meliputi penguatan kapasitas SDM, penyusunan laporan keuangan sederhana, penggunaan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran digital, serta strategi branding produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Selain itu, pelaku UMKM mulai mampu memanfaatkan platform digital sebagai media promosi dan penjualan produk secara lebih luas. Dengan adanya program penguatan kapasitas ini, diharapkan UMKM anyaman bambu dan olahan hasil bumi di Cilejit dapat berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan produktivitas dan pendapatan, serta memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar lokal maupun nasional.
Copyrights © 2026