Hubungan perdagangan internasional antara Indonesia dan Singapura mengalami fluktuasi yang signifikan. Saat ini, negara tersebut memainkan peran vital dalam perekonomian nasional dan berfungsi sebagai rekan dagang utama dalam konteks bilateral maupun dalam cakupan regional seperti Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Ekspor anyaman ke Singapura selama periode 2021–2025 tidak stabil dan cenderung berfluktuasi. Meskipun sempat mengalami penurunan signifikan, terutama pada 2023, sektor ini masih memiliki potensi untuk pulih seperti yang terlihat pada 2024. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar ekspor dapat lebih stabil dan terus meningkat di masa mendatang, dengan melakukan strategi pengembangan yakni Menyesuaikan Kualitas, Bahan, dan Model, Kunjungan Pasar ke Singapura, serta Meningkatkan Kreativitas melalui Desain Kontemporer.
Copyrights © 2026