Studi yang dilaksanakan mempunyai tujuan dalam menganalisis peluang dan tantangan perdagangan internasional Indonesia dengan China pada komoditas pertanian bawang putih serta dampaknya terhadap ketahanan pangan nasional. Metode yang dipergunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan berbagai jurnal ilmiah terkait. Temuan studi mengindikasikan jika impor bawang putih dari China masih mendominasi pemenuhan kebutuhan domestik Indonesia akibat rendahnya produksi dalam negeri. Faktor utama yang mempengaruhi tingginya impor antara lain keterbatasan lahan, rendahnya produktivitas, meningkatnya permintaan masyarakat, serta harga impor yang lebih kompetitif. Di sisi lain, impor memberikan dampak positif dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, namun juga menimbulkan risiko terhadap ketahanan pangan nasional dan daya saing petani lokal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan strategis guna meningkatkan produksi dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap impor guna mendukung ketahanan pangan dengan berkelanjutan.
Copyrights © 2026