Salah satu subsektor peternakan yang memiliki potensi dalam perdagangan global adalah peternakan domba. Dengan menganalisis data statistik ekspor dan impor untuk periode tahun 2023–2025, penelitian ini bertujuan untuk memahami perkembangan perdagangan internasional komoditas domba di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS), World Integrated Trade Solution (WITS), dan publikasi terkait lainnya menjadi sumber data sekunder untuk pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif ini. Berdasarkan temuan penelitian, Indonesia masih merupakan importir bersih komoditas domba, terutama daging domba beku, yang sebagian besar berasal dari Australia. Industri domba Indonesia mengalami defisit perdagangan karena nilai impor domba jauh lebih tinggi daripada nilai ekspor domba. Namun, meningkatnya jumlah domba di negara ini menunjukkan adanya peluang untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya saing produk domba Indonesia di pasar global, diperlukan upaya untuk meningkatkan produktivitas peternakan dan kualitas induk ternak, serta dukungan kebijakan dari pemerintah.
Copyrights © 2026