Minyak kelapa sawit merupakan komoditas unggulan perkebunan Indonesia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara. Di tengah dinamika pasar global dan perubahan kebijakan perdagangan internasional, pemantauan tren ekspor ke negara tujuan utama menjadi krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia berdasarkan volume (berat bersih) dan nilai ekonomi (FOB) ke negara tujuan utama selama periode 2012–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan terhadap fluktuasi ekspor ke pasar utama seperti India, Tiongkok, dan Pakistan, serta pasar potensial lainnya. Temuan menunjukkan bahwa volume ekspor mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh dinamika permintaan global, dengan India dan Tiongkok tetap menjadi pasar dominan. Meskipun volume ekspor pada tahun-tahun tertentu mengalami kontraksi, nilai FOB menunjukkan ketahanan (resiliensi) yang dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas global. Pergeseran volume ekspor pada periode 2020–2024 juga mengindikasikan adanya dampak kebijakan domestik dan penyesuaian pasar pasca-pandemi. Stabilitas ekspor sawit Indonesia sangat bergantung pada pasar Asia. Diperlukan strategi diversifikasi pasar dan penguatan nilai tambah produk untuk memitigasi risiko ketergantungan pada negara tujuan tertentu serta fluktuasi harga global.
Copyrights © 2026